Bahasa Website Anda Sesuai Pelanggan, Cek Masalah Ini
Website sepi pengunjung bisa disebabkan oleh konten untuk robot, salah target audiens, atau teknologi situs yang sudah ketinggalan jaman.
Tampilan layar website bisnis modern yang ramah pengguna di perangkat seluler
Konten Website Ditulis Untuk Robot
Kami sering melihat pengembang web memasukkan banyak kata kunci tersembunyi demi memikat mesin pencari. Padahal, Google sekarang jauh lebih pintar dalam membedakan konten berkualitas tinggi. Google bahkan tidak ragu menurunkan peringkat situs yang masih memakai trik seo kuno.
Mesin pencari kini fokus pada pengalaman pengguna ketimbang sekadar tumpukan kata kunci hampa. Kita harus memastikan tulisan di situs benar-benar mengalir alami untuk manusia. Mengandalkan "copy and paste" teks lama hanya akan membuat audiens kabur seketika.
Website Dirancang Hanya Untuk Pimpinan
Pemilik usaha wajar saja ingin memastikan uang yang mereka keluarkan sepadan dengan hasilnya. Masalahnya muncul ketika sang bos memegang kendali penuh atas persetujuan isi konten. Gaya bahasa perusahaan yang kaku sering kali gagal memikat hati calon pembeli di internet.
Pelanggan tidak peduli dengan ego perusahaan atau promosi jualan yang terlalu agresif. Mereka hanya ingin tahu apakah produk kita mampu menyelesaikan masalah mereka. Kami menyarankan agar naskah situs diubah menjadi lebih ramah dan solutif.
Pesaing Sudah Jauh Lebih Unggul
Teknologi digital bergerak sangat cepat dan kompetitor lokal terus memperbarui strategi mereka. Situs yang sudah berumur tiga tahun ke atas biasanya tertinggal dari segi teknologi. Sebagian besar pengguna internet saat ini mengakses informasi melalui ponsel pintar.
Tampilan situs yang lambat diakses lewat gawai seluler pasti akan merusak trafik kunjungan kita. Pesaing yang sudah mengadopsi desain responsif tentu merebut perhatian pasar lebih dulu. Kita wajib segera membenahi performa situs agar mampu bersaing ketat.