06 February 2019 Blog

Mengenang Hans Rosling, Sang Pelopor Statistik Dunia

Kami mengenang dua tahun kepergian Hans Rosling, sang pionir statistik yang mengubah cara pandang kita terhadap data dunia lewat Factfulness.

Mengenang dua tahun kepergian Hans Rosling pelopor statistik publik dunia

Mengenang dua tahun kepergian Hans Rosling pelopor statistik publik dunia

Apakah Anda pernah merasa dunia ini semakin memburuk setiap harinya? Banyak dari kita terjebak dalam pandangan pesimis karena salah membaca data visual yang ada. Tepat dua tahun lalu, kita kehilangan seorang besar yang selalu berjuang mengubah pandangan keliru tersebut.

Sosok Inspiratif yang Pergi Terlalu Cepat

Kami merasa dunia kehilangan aset berharga ketika mengembuskan napas terakhirnya. Tokoh inspiratif ini lahir pada 27 Juli 1948 dan meninggal dunia pada 7 Februari 2017 silam. Beliau pergi meninggalkan warisan pemikiran yang sangat luar biasa bagi perkembangan dunia.

merupakan seorang pionir dan inspirasi besar bagi dunia publik modern. Beliau selalu memperjuangkan agar data memiliki visibilitas, pemahaman, dan resonansi yang lebih kuat di masyarakat. Kepergiannya yang terlalu cepat tentu menyisakan kerinduan mendalam bagi para pencinta data ilmiah.

Perjuangan Keterbukaan Data untuk Semua Orang

Kami melihat pertemuan dengan selalu menjadi momen yang menuntut sekaligus memperkaya wawasan. Beliau memiliki tuntutan yang sangat mendesak agar data dapat diakses secara terbuka oleh semua orang. Bagi beliau, keterbukaan data merupakan syarat mutlak untuk sebuah pekerjaan yang mencerahkan.

Melalui presentasi yang inovatif, tepat, menghibur, dan personal, beliau berhasil menyampaikan pesan data dengan sangat memikat. Armin Grossenbacher mengenang sosoknya sebagai seorang realistis yang tetap optimis, atau lebih tepatnya seorang possibilist. Beliau sukses mengajarkan kita semua cara melihat dunia secara jernih melalui angka-angka .

Warisan Berharga Lewat Gapminder dan Factfulness

Kami sangat bersyukur karena perjuangan beliau tidak berhenti begitu saja setelah kepergiannya. Yayasan yang beliau dirikan kini terus hidup dan berkembang melahirkan berbagai inovasi baru. Anna Rosling Rönnlund dan Ola Rosling melanjutkan komitmen besar ini dengan penuh semangat.

Mereka bertiga bahkan telah menerbitkan sebuah buku luar biasa yang berjudul sebelum beliau wafat. Buku ini mengulas sepuluh alasan mengapa kita salah menilai dunia dan mengapa segalanya lebih baik dari dugaan kita. Melalui buku ini, mereka menularkan kebiasaan sehat untuk hanya memiliki opini yang didukung oleh fakta kuat.

Redaksi Jasa SEO Jakarta
Redaksi Jasa SEO Jakarta
Tim redaksi Jasa SEO Jakarta yang terdiri dari jurnalis dan editor berpengalaman. Kami berkomitmen menyajikan informasi SEO dan digital marketing akurat, berimbang, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.