Membangun Budaya Membaca Melalui Konferensi Perpustakaan Anak
Kami mengulas konferensi internasional perpustakaan anak di New Delhi yang fokus membangun budaya membaca bersama tokoh-tokoh dunia.
Suasana International Conference on Childrens Libraries di New Delhi
Kehadiran Tokoh Penting dan Peluncuran Buku
Kami mencatat momen istimewa ketika mantan Presiden India, Dr. A.P.J. Abdul Kalam, menyampaikan pidato pembukaan yang sangat memotivasi. Beliau memberikan pandangan mendalam tentang pentingnya Literasi bagi generasi penerus bangsa.
Acara ini juga diramaikan dengan peluncuran publikasi AWIC serta kehadiran tokoh-tokoh inspiratif seperti Prof. S. Sivadas dan Dr. Manga Devi. Mereka membagikan strategi jitu dalam mempromosikan kegiatan membaca untuk Anak-Anak.
Kolaborasi Global dan Ragam Praktik Baik
Kami melihat partisipasi aktif dari berbagai negara yang membawa inovasi unik ke dalam Konferensi ini. Perwakilan dari Swedia, Korea Selatan, Jepang, hingga Indonesia turut memaparkan program Perpustakaan Anak yang mereka jalankan.
Murti Bunanta selaku Presiden Society for the Advancement of Children's Literature dari Indonesia juga hadir membawakan sesi baca cerita. Kehadiran mereka membuktikan bahwa kolaborasi lintas negara sangat penting untuk memajukan Literasi Anak.
Peran Penting Ekosistem Perbukuan
Kami menyadari bahwa membangun budaya membaca tidak bisa lepas dari peran penerbit, ilustrator, dan penerjemah handal. Tokoh seperti Arvind Kumar dan Elizabeth Lee membahas bagaimana visual serta terjemahan yang baik mampu memikat hati Anak.
Diskusi panel ini menegaskan bahwa setiap elemen dalam industri Buku memiliki tanggung jawab besar. Mereka harus bekerja sama demi menciptakan bacaan berkualitas yang ramah Anak.